Monday, 23 December 2013

Membuat Posting Layar Penuh

Mode layar penuh.

Saya membuat sebuah aplikasi/widget kecil untuk membuat posting di blog menjadi memiliki alternatif tampilan “layar penuh”. Tidak benar-benar layar penuh sebenarnya, karena widget ini hanya bekerja dengan cara menyisipkan tabir baru berisi duplikat judul dan konten posting. Kalau Anda ingin membuat fitur full screen sungguhan yang bisa memenuhi seluruh layar, Anda bisa mempelajari API JavaScript ini ⇒ MDN - Using Full Screen Mode

Untuk memasang widget ini, masuklah ke halaman editor HTML Template, lalu letakkan kode ini di atas </body>:
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script src='http://dte-project.googlecode.com/svn/trunk/full-screen.min.js'/>
<script>
//<![CDATA[
postFullScreen({
titleSource: document.querySelector('.post-title'),
contentSource: document.querySelector('.post-body'),
background: "#fff",
color: "inherit",
fontSize: "120%",
padding: 50,
maxWidth: 750,
openText: "Full Screen Mode",
closeText: "Exit full screen mode",
appendButtonTo: null,
beforeInit: null,
afterInit: null
});
//]]>
</script>
</b:if>
Atau Saya sarankan lebih baik letakkan kode di atas sedekat mungkin dengan posting. Lebih tepatnya di bagian paling bawah dari posting:
<b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>
<b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'> … </b:section>
</b:section>
<!-- Letakkan di sini -->
Klik Simpan Template.

Konfigurasi

OpsiKeterangan
titleSourceSelektor elemen HTML dimana di dalamnya berisi teks judul. Di atas Saya menggunakan selektor document.querySelector('.post-title') untuk memperoleh teks judul dari dalam elemen <h3 class='post-title'></h3>. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba untuk menggunakan selektor document.title untuk memperoleh judul dari address bar.
contentSourceSelektor elemen HTML dimana di dalamnya terdapat konten artikel/posting. Pengaturannya sama persis dengan opsi titleSource.
backgroundDigunakan untuk menentukan warna latar tabir layar penuh.
colorDigunakan untuk menentukan warna teks mode layar penuh. inherit artinya warna menyesuaikan dengan warna teks posting.
fontSizeDigunakan untuk menentukan besar teks di artikel layar penuh.
paddingDigunakan untuk menentukan padding tabir layar penuh.
maxWidthDigunakan untuk menentukan lebar maksimal area artikel layar penuh.
openTextDigunakan untuk menentukan teks tombol pemicu layar penuh.
closeTextDigunakan untuk menentukan teks tombol penutup tampilan layar penuh.
createButtonDigunakan untuk membuat tombol kustom. Lihat penjelasan di bawah.
appendButtonToNilai berupa selektor elemen HTML. Jika nilainya null, tombol akan secara otomatis disisipkan di bawah posting. Jika nilainya false, tombol tidak akan disisipkan secara otomatis (bermanfaat jika Anda ingin membuat tombol pemicu tersendiri secara terpisah).
beforeInitLihat penjelasan di bawah.
afterInitLihat penjelasan di bawah.

Penjelasan Ekstra

create Button

Opsi ini digunakan sebagai alternatif jika Anda tidak suka dengan tampilan tombol pemicu layar penuh secara normal. Anda bisa memanfaatkan opsi ini untuk menentukan/membuat elemen tombol kustom. Sebagai contoh di sini Saya menggunakan elemen tautan sebagai tombol:
var buttonMarkup = document.createElement('a');
buttonMarkup.className = "custom-button";
buttonMarkup.style.display = "block";
buttonMarkup.style.marginTop = "20px";

postFullScreen({
openText: "Layar Penuh!",
createButton: buttonMarkup
});

/*

akan menghasilkan ini:

<a class="custom-button" style="display:block;margin-top:20px;">Layar Penuh!</a>

*/
Atau Anda juga bisa menentukan nilainya sebagai objek yang sudah ada. Sebagai contoh Anda membuat tombol pemicu secara manual di tempat tertentu, misalnya di sidebar:
<aside>
...
<button id="full-screen-button">Layar Penuh</button>
...
...
</aside>
Kemudian Anda bisa melakukan ini untuk membuat tombol tersebut menjadi aktif:
postFullScreen({
createButton: document.getElementById('full-screen-button'),
appendButtonTo: false
});
Jangan lupa untuk mengatur opsi appendButtonTo menjadi false karena jika tidak tombol tersebut mungkin akan berpindah tempat. Secara umum akan berpindah ke bagian akhir posting:

appendButtonTo

Opsi ini digunakan untuk menentukan ke mana tombol pemicu tampilan layar penuh akan disisipkan. Berikut ini adalah sebuah contoh jika Anda ingin menyisipkan tombol pemicu layar penuh di dalam elemen #button-container:
<div id="button-container"></div>
postFullScreen({
...
appendButtonTo: document.getElementById('button-container')
});

before Init dan after Init

Ini adalah opsi untuk membuat fungsi bebas yang akan tereksekusi sebelum (untuk beforeInit) dan sesudah (untuk afterInit) markup tabir tersisip ke blog. Yang paling berguna adalah beforeInit. Fungsi ini bisa Anda gunakan untuk memastikan bahwa manipulasi konten posting yang dilakukan oleh JavaScript telah dilakukan sebelum widget ini tereksekusi. Misalnya mengenai Syntax Highlighter atau JavaScript emotikon. Jika Syntax Highlighter atau JavaScript emotikon tidak diaktifkan sebelum widget ini aktif, maka kemungkinannya posting-posting kode yang berada di dalam artikel layar penuh tidak akan berwarna, dan emotikon-emotikon di dalam artikel tidak akan berubah menjadi gambar:
postFullScreen({
beforeInit: function() {
repText('post-12345');
hljs.initHighlighting();
},
afterInit: function() {
alert('OK!');
}
});

Pengguna JQuery

Jangan lupa untuk menambahkan indeks [0] setelah selektor jika Anda menggunakan API selektor elemen JQuery:
postFullScreen({
titleSource: $('.post-title')[0],
contentSource: $('.post-body')[0]
});
Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat buat sobat blogger semua.
Originak source by DTE :]

Wednesday, 11 December 2013

Kumpulan Istilah Dalam SEO



Istilah dalam SEOmerupakan kumpulan istilah dan pengertian hal-hal penting yang ada pada dunia SEO ini. Ada gunanya seorang pemula mengetahui tentang istilah-istilah berikut ini. 


•           Algoritma Pencarian
Algoritma pencarian yaitu sistem yang dipakai oleh mesin pencari untuk memastikan posisi situs spesifik dengan kata kunci (keyword) yang spesifik juga. Contohnya algoritma mesin pencari google, yahoo, msn, ask, dan lain-lain. Tiap-tiap mesin pencari ini mempunyai sistem algoritma tersendiri atau dengan kata lain cara optimasi seo pada sebagian search engine tersebut yaitu tidak sama dengan yang lain. Google, sebagai mesin pencari yang sangat kerap dipakai untuk melacak halaman situs, mempunyai algoritma yang sangat relevan untuk tiap-tiap hasil pencarian. Algoritma google ini memperhitungkan kian lebih 200 factor sebelum memasukkan data situs pada hasil pencarian, factor itu seperti nilai pagerank situs, tag meta, isi situs, tag judul, usia domain dan seterusnya. 

•           SERP
Singkatan dari search engine result page. Anda dapat dengan gampang tahu arti ini kalau ketikkan kata kunci (keyword) pada kolom pencarian, serta akhirnya akan muncul hasil tersebut dan itulah yang dimaksud serp. Makin baik posisi di SERP, makin baik juga traffic situs tersebut, terlebih dengan keyword yang mahal atau kerap dicari. 

•           Backlink
Juga dimaksud inlink atau cuma link, link yang ada pada situs lain menunjuk kembali ke situs Anda sendiri. Backlinks cukup mutlak diperlukan untuk SEO dikarenakan dapat merubah nilai pagerank dari tiap-tiap halaman situs dan merubah peringkat pencarian di SERP. 

•           Web Crawler 
Kerap juga dikatakan sebagai bot pencarian atau spider, yakni program yang berperan menelusuri situs yang ada didunia maya serta berkunjung ke web-web tersebut atas nama search engine, hasil dari spider ini untuk mendapatkan link baru serta halaman baru ataupun situs baru. Umumnya pekerjaan bot yaitu untuk mengindex serta menaruh data di database beberapa pemilik bot nya. 

•           Pagerank
Pagerank yaitu sebuah algoritma yang dipakai mesin pencari google untuk memastikan posisi situs pada hasil pencarian. Makin tinggi nilai PR, maka posisinya dapat dikira mutlak terbaik serta akhirnya dapat diletakkan pada top 1 di hasil pencarian google. 

•           Google Sandbox
 Google mungkin memasukkan satu situs yang telah terindex ke sandbox, serta website tersebut tak lagi nampak didalam hasil pencarian untuk kata kunci (keyword) yang spesifik. Di antara situs Indonesia yang masuk google sandbox yaitu gemscool, tetapi saat ini telah kembali normal.

•           Nofollow
Nofollow yaitu atribut link yang dipakai oleh pemilik situs untuk anggota informasi ke google bahwa situs mereka tidak beri suatu dukungan website yang terhubung ke situs yang diberi back link. Saat google lihat atribut nofollow pada link tersebut umumnya tak lagi dihitung sebagai backlink untuk menaikkan pagerank. Seperti halnya kolom komentar atau back link menuju website lain. 

•           Meta Tags 
Meta tag dipakai oleh situs untuk berikan informasi yang lebih detail tentang isi dari halaman situs tersebut pada mesin pencari. Meta tag diletakkan didalam sisi head dari kode html, kode tersebut tidak bisa dipandang manusia tetapi bisa diketahui oleh bot mesin pencari khususnya google. 

•           Anchor Text
 Teks yang bisa diklik pada halaman situs. Contohnya bila anda mengetik anchor teks CARIHOKI, maka anda dapat menuju link situs CARIHOKI. Tiap-tiap situs pasti mempunyai anchor teks yang tidak sama dengan yang lain. 

•           robots. txt
 Ini yaitu sebuah file yang diletakkan di root domain dan dipakai untuk menginformasikan bot pencarian perihal susunan website situs. Contohnya, melewati file robots. txt amat sangat mungkin untuk memblokir robot pencarian spesifik serta untuk membatasi akses ke folder spesifik dari sisi didalam situs. 

•           Cloaking
 Tehnik cloaking yaitu sebuah cara ataupun tehnik membuat halaman situs yang sama namun menampilkan content yang tidak sama ke mesin pencari serta pengunjung manusia. Tujuannya yaitu untuk memperoleh peringkat atau posisi pada keyword spesifik, serta lantas memakai traffic yang masuk untuk mempromosikan product atau jasa yang tak ada hubungannya dengan content yang dicari pengunjung. Praktek ini dikira juga sebagai di antara tehnik spamming yang tentunya dilarang oleh google. 

Semoga dengan kumpulan istilah istilah dalam  SEO diatas dapat bermanfaat dan menambah informasi tentang SEO khususnya bagi para pemula.

Friday, 6 December 2013

Widget Random Post untuk Blogger

Cara Membuat Random Post di Sidebar Blog - Hai sobat Blogger, seperti yang kita ketahui, sidebar sangatlah penting bagi sebuah blog/situs untuk memperindah tampilan dan juga fungsi lainnya. Nah kali ini saya akan share cara mudah membuat random post di sidebar.

Widget Random Post untuk Blogger

Random Post tentu menjadi widget penting untuk membuat pengunjung beralih ke postingan lainnya yang lebih menarik, ya karena menampilkan postingan secara Random "Acak" dari semua isi blog.
Random Post hampir sama dengan Recent Post, cuma bedanya adalah pada Random Post, isi nya di acak sedangkan Recent Post isi postingan terbaru. Langsung saja tanpa panjang lebar, kita simak cara memasang random post di blogger. :
  1. Login ke akun Blogger sobat
  2. Pilih menu Tata Letak
  3. Add Gadget --> piluh HTML JavaScript
  4. Lalu Copy Paste kode berikut ini
<script type="text/javascript">
var randarray = new Array();
var l = 0;
var flag;
var numofpost = 10 > ;

function randomposts(json) {
var total = parseInt(json.feed.openSearch$totalResults.$t, 10);
for (i = 0; i < numofpost;) {
flag = 0;
randarray.length = numofpost;
l = Math.floor(Math.random() * total);
for (j in randarray) {
if (l == randarray[j]) {
flag = 1;
}
}
if (flag == 0 && l != 0) {
randarray[i++] = l;
}
}
document.write('<ul>');
for (n in randarray) {
var p = randarray[n];
var entry = json.feed.entry[p - 1];
for (k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
var item = "<li>" + "<a href=" + entry.link[k].href + ">" + entry.title.$t + "</a> </li>";
document.write(item);
}
}
}
document.write('</ul>');
}
</script>
<script src="/feeds/posts/default?alt=json-in-script&start-index=1&max-results=1000&callback=randomposts" type="text/javascript"></script>
Lalu tinggal klik Save
Catatan
Teks var numofpost = 10 > ; adalah jumlah post yang ditampilkan, anda bisa ganti sesuka hati.
Demikianlah Tutorial Cara Membuat Random Post di Sidebar Blog, bila postingan nya agak berantakan, saya mohon maaf. karena saya masih belajar.
Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan komentar anda..

Thursday, 5 December 2013

Mempercepat Koneksi Modem Menggunakan NetScream



Kegunaan : NetScream adalah program yang dapat membantu mengoptimalkan koneksi modem Anda. Koneksi internet Anda dapat dioptimalkan sampai 200% atau lebih. NetScream juga membantu koneksi dial-up Anda lebih stabil dan tidak mudah terputus. Dengan demikian, Anda dapat mengunduh atau berselancar di internet tanpa gangguan.
NetScream bekerja pada berbagai koneksi seperti: dial-up 14.4/28.8/33.6/56 kb, kabel dan dsl modem. Tidak perlu ada instalasi atau modifikasi perangkat keras Anda. NetScream akan mengoptimalkan semua setting yang rumit bagi Anda secara instan.
NetScream bekerja dengan memperbaiki setting registri dan berbagai file konfigurasi. NetScream juga mengalokasikan sebagian kecil memori komputer ke prosesor untuk memproses data yang keluar masuk modem Anda dengan lebih cepat. NetScream telah dicoba dan dites di berbagai mesin dan telah terbukti bekerja lebih dari 80% sepanjang waktu.

Modifikasi pada sistem :
NetScream Modifications :

* Modem MTU Transmission rates
* Memory allocation to modem
* Modification to network bandwidth allowance
* Increasing HTTP request limit
* DNS lookup optimization
* Modification to TTL setting
* Optimization of TCP/IP standard settings
* Modification to socket layer connections
* and much more..

System Requirements :
System Requirements :

* Microsoft Windows 2000, 2003, 95, 98, Me, NT 4, Vista, XP, windows 7
* Microsoft Internet Explorer 4 or higher
* Intel Pentium 90 MHz or higher
* 8 Mb RAM (32 Mb recommended)
* 5 Mb hard disk space
* VGA or higher resolution monitor
* Mouse or other pointing device

**Note Internet Explorer is not required to be the default browser.

Download
4Shared (NETSCREAM Versi 2011 FULL + SN)
Swiftdog (Situs aslinya)

NB : jangan pernah sekali2 membuka Netscream.exe saat ada koneksi internet.. itu akan mendeteksi adanya ilegal licensi... dan secara otomatis NetScream anda akan di jadikan versi trial.. dan cara mengembalikannya kaya td yg sudah saya jelaskan di atas.

NB Lagi : Klo agan mw manjadikan NetScream menjadi versi 2011.. download dlu softwarenya dari situs aslinya (di atas tuh). terus Install kembali.. dan secara otomatis NetSCream akan terUpdate..


Cara setting NetScream:
- Untuk semua Modem USB ( Smart, Telkomsel Flash, AHA, dll... ( pokoknya modem yg pake USB )) : Bisa Memilih Wireless Conection ( Mobile Phone ), DSL/ADSL.
- Untuk yg make Modem Kabel : Bisa milih DSL/ADSL/Cable Modem/LAN
Cara Install yg ane Sarankan ►
* Download Filenya di 4shared :
* Extract filenya
* Install file "Netscream.exe"
* Setelah terinstall launch NetScream
* Matikan Koneksi Internet terlebih dahulu sebelum memasukkan Serial Number
* Buka buka file "Leame Importante(SN).txt" (disana terdapat serial number dari specialwin)
* Nah sekarang saatnya memasukkan Serial Number.. Cari tulisan "Click to enter Serial Number" d kotak dialog NetScream..
* Masukan serial number yg berada di notepad
* udah deh beres.. NetScream anda udah berlisensi.

Tuesday, 3 December 2013

Widget Daftar Isi Blogger dengan Navigasi Halaman


Table of Content for Blogger with Pagination


Navigasi halaman pada widget daftar isi??? Blogger???
Pada akhirnya Saya menemukannya, seorang penggagas JSON Blogger dengan sistem navigasi halaman. Beliau berasal dari Spanyol (Vagabundia). Pada dasarnya cara kerja navigasi widget ini di dalam mengontrol JSON hanyalah dengan cara mengubah nilai parameter start-index secara tidak langsung:
http://nama_blog.blogspot.com/feeds/posts/default?start-index=1&amp;max-results=10&amp;orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=yourfunction
Kode di atas akan menampilkan posting terbaru dengan keadaan normal yaitu mulai dari posting pertama (start-index=1) dan berhenti pada posting ke sepuluh (max-results=10). Namun, dengan cara mengubah nilai start-index, Anda bisa memanggil posting dari urutan berapapun meski bukan dari urutan pertama. Misalnya:
http://nama_blog.blogspot.com/feeds/posts/default?start-index=17&amp;max-results=10&amp;orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=yourfunction
&amp;max-results=10&amp;orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=yourfunction
Dengan cara itu, maka posting yang ditampilkan akan dimulai dari posting ke 17 (start-index=17) dan akan berhenti pada posting ke 27 (max-results=10).
Hal itulah yang dilakukan oleh navigasi JSON, yang hanya akan mengubah nilai start-index untuk meloncat dari halaman yang satu ke halaman yang lainnya, bahkan tanpa harus memuat halaman secara keseluruhan:
Saya telah memodifikasinya untuk memperkaya konten. Selain judul dan thumbnail, Saya juga telah melengkapinya dengan ringkasan posting, keterangan komentar dan bulan terbit artikel. Selain itu, widget ini juga bisa difilter berdasarkan nama label tertentu.

Memasang Widget Daftar Isi pada Blog Anda

Di sini Saya menggunakan tema hijau dan putih. Mungkin Anda tidak suka dengan tampilannya, tapi jika Anda berminat, cukup tuliskan keinginan pada formulir komentar di bawah mengenai tema apa lagi yang sekiranya bagus untuk widget ini. Jika ada kesempatan pasti akan Saya buat tema-tema yang baru untuk widget daftar isi ini atau juga widget-widget lainnya yang ada di blog ini.
Untuk membuatnya, pertama-tama klik menu Laman pada sidebar. Kemudian, pada menu Laman Baru pilihlah Laman Kosong:




Menambahkan halaman statis baru

Setelah itu Anda akan melihat formulir halaman statis seperti ini. Klik mode HTML:




Pilih mode HTML

Salin kode di bawah ini kemudian letakkan di dalam formulirnya:
<link rel="stylesheet" href="http://dte-project.googlecode.com/svn/trunk/blogger-toc-with-pagination_default-theme.css"/>
<script>
var showPostDate = true,
showComments = true,
idMode = true,
sortByLabel = false,
labelSorter = "JQuery",
loadingText = "Loading...",
totalPostLabel = "Jumlah posting:",
jumpPageLabel = "Halaman",
commentsLabel = "Komentar",
rmoreText = "Selengkapnya &#9658;",
prevText = "Sebelumnya",
nextText = "Berikutnya",
siteUrl = "http://nama_blog.blogspot.com",
postPerPage = 10,
numChars = 370,
imgBlank = "data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC";
</script>
<script src="http://dte-project.googlecode.com/svn/trunk/blogger-toc-with-pagination.js"></script>
Ganti URL http://nama_blog.blogspot.com dengan alamat blog Anda lalu simpan.

Pengaturan

OpsiNilaiKeterangan
showPostDatetrueGanti nilainya menjadi false jika Anda tidak ingin menampilkan bulan terbit artikel.
false
showCommentstrueGanti nilainya menjadi false jika Anda tidak ingin menampilkan jumlah komentar pada artikel.
false
idModetrueJika bernilai true, sistem penaggalan artikel akan menjadi berbahasa Indonesia. Jika bernilai false sistem penanggalan artikel akan berubah menjadi berbahasa Inggris.
false
sortByLabeltrueDigunakan untuk memfilter artikel/posting. Jika ingin menampilkan posting dengan kategori tertentu saja, pilihlah nilai true. Setelah itu tentukan nama label pada variabel labelSorter.
false
labelSorter"JavaScript", "Widget", ... (nama label)Tentukan nama label jika opsi sortByLabel bernilai true.
totalPostLabel"Jumlah posting:", ... (teks)Tentukan keterangan jumlah posting (yang di bawah navigasi).
jumpPageLabel"Halaman", ... (teks)Tentukan keterangan lompatan posting (yang di bawah navigasi).
commentsLabel"Komentar", "Comments", ... (teks)Digunakan untuk menentukan label jumlah komentar (contoh: 10 Komentar).
rmoreText"Baca Selengkapnya", "Read More", ... (teks)Digunakan untuk menentukan label link menuju posting asli.
prevText"Sebelumnya", "Previous", ... (teks)Digunakan untuk menentukan label navigasi mundur.
nextText"Berikutnya", "Next", ... (teks)Digunakan untuk menentukan label navigasi maju.
siteUrl(URL Blog)Ganti URL ini dengan URL blog Anda.
postsPerPage10, 30, ... (numerik)Digunakan untuk menentukan jumlah posting yang tampil pada satu halaman.
numChars100, 200, ... (numerik)Digunakan untuk menentukan jumlah karakter ringkasan posting.
imgBlankno-image.jpg (URL Gambar)Gambar cadangan jika posting yang tampil tidak memiliki gambar.

Sunday, 1 December 2013

Recent Post Slideshow dengan S3Slider

Slideshow Otomatis Blogger dengan S3Slider

S3Slider adalah sebuah slideshow sederhana namun selalu memiliki kesan tegas dan kuat bagi Saya. Itulah yang dulu membuat Saya memilih ini sebagai slideshow pertama yang Saya terapkan di blog ini. Sampai pada akhirnya Saya memutuskan berpindah ke Nivo.

Dan sekarang Saya sudah tidak lagi memakai slideshow manapun di blog ini karena merasa tidak memerlukannya lagi.

Kali ini Saya akan mengintegrasikan S3Slider dengan JSON Blogger untuk memuat setiap slide secara otomatis berdasarkan artikel/posting terbaru yang diterbitkan:

Mengedit Template

Untuk membuatnya, pertama-tama masuklah ke menu Template kemudian klik Edit HTML dan klik Lanjutkan:

Recent Post Slideshow dengan S3Slider

Temukan kode ini: ]]></b:skin>
Salin kode di bawah ini, kemudian letakkan di atasnya:
.s3slider {
margin:0 auto 10px;
border:2px solid white;
background:white none no-repeat 50% 50%;
-webkit-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4),0 7px 10px -3px rgba(0,0,0,.4);
-moz-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4),0 7px 10px -3px rgba(0,0,0,.4);
box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4),0 7px 10px -3px rgba(0,0,0,.4);
position:relative;
overflow:hidden;
}
.s3slider.loading {
background-image:url('data:image/gif;base64,R0lGODlhEAAQAPYAAP///wAAANTU1JSUlGBgYEBAQERERG5ubqKiotzc3KSkpCQkJCgoKDAwMDY2Nj4+Pmpqarq6uhwcHHJycuzs7O7u7sLCwoqKilBQUF5eXr6+vtDQ0Do6OhYWFoyMjKqqqlxcXHx8fOLi4oaGhg4ODmhoaJycnGZmZra2tkZGRgoKCrCwsJaWlhgYGAYGBujo6PT09Hh4eISEhPb29oKCgqioqPr6+vz8/MDAwMrKyvj4+NbW1q6urvDw8NLS0uTk5N7e3s7OzsbGxry8vODg4NjY2PLy8tra2np6erS0tLKyskxMTFJSUlpaWmJiYkJCQjw8PMTExHZ2djIyMurq6ioqKo6OjlhYWCwsLB4eHqCgoE5OThISEoiIiGRkZDQ0NMjIyMzMzObm5ri4uH5+fpKSkp6enlZWVpCQkEpKSkhISCIiIqamphAQEAwMDKysrAQEBJqamiYmJhQUFDg4OHR0dC4uLggICHBwcCAgIFRUVGxsbICAgAAAAAAAAAAAACH/C05FVFNDQVBFMi4wAwEAAAAh/hpDcmVhdGVkIHdpdGggYWpheGxvYWQuaW5mbwAh+QQJCgAAACwAAAAAEAAQAAAHjYAAgoOEhYUbIykthoUIHCQqLoI2OjeFCgsdJSsvgjcwPTaDAgYSHoY2FBSWAAMLE4wAPT89ggQMEbEzQD+CBQ0UsQA7RYIGDhWxN0E+ggcPFrEUQjuCCAYXsT5DRIIJEBgfhjsrFkaDERkgJhswMwk4CDzdhBohJwcxNB4sPAmMIlCwkOGhRo5gwhIGAgAh+QQJCgAAACwAAAAAEAAQAAAHjIAAgoOEhYU7A1dYDFtdG4YAPBhVC1ktXCRfJoVKT1NIERRUSl4qXIRHBFCbhTKFCgYjkII3g0hLUbMAOjaCBEw9ukZGgidNxLMUFYIXTkGzOmLLAEkQCLNUQMEAPxdSGoYvAkS9gjkyNEkJOjovRWAb04NBJlYsWh9KQ2FUkFQ5SWqsEJIAhq6DAAIBACH5BAkKAAAALAAAAAAQABAAAAeJgACCg4SFhQkKE2kGXiwChgBDB0sGDw4NDGpshTheZ2hRFRVDUmsMCIMiZE48hmgtUBuCYxBmkAAQbV2CLBM+t0puaoIySDC3VC4tgh40M7eFNRdH0IRgZUO3NjqDFB9mv4U6Pc+DRzUfQVQ3NzAULxU2hUBDKENCQTtAL9yGRgkbcvggEq9atUAAIfkECQoAAAAsAAAAABAAEAAAB4+AAIKDhIWFPygeEE4hbEeGADkXBycZZ1tqTkqFQSNIbBtGPUJdD088g1QmMjiGZl9MO4I5ViiQAEgMA4JKLAm3EWtXgmxmOrcUElWCb2zHkFQdcoIWPGK3Sm1LgkcoPrdOKiOCRmA4IpBwDUGDL2A5IjCCN/QAcYUURQIJIlQ9MzZu6aAgRgwFGAFvKRwUCAAh+QQJCgAAACwAAAAAEAAQAAAHjIAAgoOEhYUUYW9lHiYRP4YACStxZRc0SBMyFoVEPAoWQDMzAgolEBqDRjg8O4ZKIBNAgkBjG5AAZVtsgj44VLdCanWCYUI3txUPS7xBx5AVDgazAjC3Q3ZeghUJv5B1cgOCNmI/1YUeWSkCgzNUFDODKydzCwqFNkYwOoIubnQIt244MzDC1q2DggIBACH5BAkKAAAALAAAAAAQABAAAAeJgACCg4SFhTBAOSgrEUEUhgBUQThjSh8IcQo+hRUbYEdUNjoiGlZWQYM2QD4vhkI0ZWKCPQmtkG9SEYJURDOQAD4HaLuyv0ZeB4IVj8ZNJ4IwRje/QkxkgjYz05BdamyDN9uFJg9OR4YEK1RUYzFTT0qGdnduXC1Zchg8kEEjaQsMzpTZ8avgoEAAIfkECQoAAAAsAAAAABAAEAAAB4iAAIKDhIWFNz0/Oz47IjCGADpURAkCQUI4USKFNhUvFTMANxU7KElAhDA9OoZHH0oVgjczrJBRZkGyNpCCRCw8vIUzHmXBhDM0HoIGLsCQAjEmgjIqXrxaBxGCGw5cF4Y8TnybglprLXhjFBUWVnpeOIUIT3lydg4PantDz2UZDwYOIEhgzFggACH5BAkKAAAALAAAAAAQABAAAAeLgACCg4SFhjc6RhUVRjaGgzYzRhRiREQ9hSaGOhRFOxSDQQ0uj1RBPjOCIypOjwAJFkSCSyQrrhRDOYILXFSuNkpjggwtvo86H7YAZ1korkRaEYJlC3WuESxBggJLWHGGFhcIxgBvUHQyUT1GQWwhFxuFKyBPakxNXgceYY9HCDEZTlxA8cOVwUGBAAA7AAAAAAAAAAAA');
text-indent:-9999px;
}
.s3slider-content,
.s3slider-content li {
position:absolute;
top:0;
right:0;
bottom:0;
left:0;
margin:0;
padding:0;
list-style:none;
overflow:hidden;
}
.s3slider-content li {
position:static;
display:none;
}
.s3slider-content img {
display:block;
width:100%;
height:100%;
max-width:none;
max-height:none;
border:none;
outline:none;
padding:0;
margin:0;
}
.s3slider-caption {
position:absolute;
right:0;
bottom:0;
left:0;
height:auto;
font:normal normal 11px/normal Helmet,Freesans,Sans-Serif;
color:white;
background-color:black;
opacity:.8;
filter:alpha(opacity=80);
padding:7px 10px 10px;
display:none;
}
.s3slider-title,
.s3slider-meta {display:block}
.s3slider-title a {
font-size:110%;
font-weight:bold;
color:white;
text-decoration:none;
}
.s3slider-title a:focus,
.s3slider-title a:hover {text-decoration:underline}
.s3slider-meta-comment:before {content:" - "}
Klik Simpan Template.
Meletakkan Slideshow Masuklah ke menu Tata Letak kemudian tambahkan sebuah elemen halaman HTML/JavaScript yang terletak di bagian atas posting. Karena di situlah letak ideal untuk menampilkan slideshow:

Recent Post Slideshow dengan S3Slider

Salin kode di bawah ini kemudian letakkan di dalam formulirnya:
<div id="s3slider-container">
<div class="s3slider loading" style="width:420px;height:270px;">
Memuat...
</div>
</div>
<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js"></script>
<script>
var s3slider_config = {
url: 'http://nama_blog.blogspot.com',
numPost: 7,
labelName: null,
monthArray: [
"Januari",
"Februari",
"Maret",
"April",
"Mei",
"Juni",
"Juli",
"Agustus",
"September",
"Oktober",
"November",
"Desember"
],
noImage: 'data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC',
newTabLink: false,
containerId: 's3slider-container',
slider: {
width: 420,
height: 270,
timeOut: 4000
}
};
</script>
<script src="http://dte-project.googlecode.com/svn/trunk/blogger-s3slider.js"></script>
Ganti URL http://nama_blog.blogspot.com/ dengan alamat blog Anda lalu simpan.
Keterangan:
Kode yang Saya beri garis bawah adalah JQuery. Jika templat Anda sudah dilengkapi dengan JQuery, singkirkan kode tersebut!

Konfigurasi Widget

Berikut ini adalah tabel pengaturan variabel widget beserta penjelasannya:
OpsiKeterangan
urlGanti nilainya dengan URL blog Anda.
numPostTentukan jumlah posting yang ingin ditampilkan pada widget ini.
labelNameUbah nilainya menjadi nama label untuk menampilkan posting dengan label tertentu (Sebagai contoh, menentukan nilai labelName menjadi "Widget" akan membuat widget ini menampilkan posting yang memiliki label Widget saja.
monthArrayDaftar nama bulan sesuai dengan sistem penanggalan di negaramu.
noImageGambar cadangan untuk posting yang tidak memiliki gambar.
newTabLinkGanti nilainya menjadi true untuk membuat tautan slideshow membuka ke tab/jendela baru secara otomatis ketika diklik.
containerIdID kontainer penampung slideshow.
slider => widthDigunakan untuk menentukan lebar slideshow.
slider => heightDigunakan untuk menentukan tinggi slideshow.
slider => timeOutJalan pintas untuk opsi timeOut pada plugin S3Slider (untuk mengatur kecepatan animasi).

Konfigurasi Lain

Elemen <div class="s3slider loading"></div> ditambahkan sebagai elemen slideshow palsu yang nantinya akan menghilang ketika slideshow termuat. Ini diperlukan untuk mencegah tampilan templat Anda menjadi berantakan sebelum slideshow termuat. Di situ terdapat CSS ukuran lebar dan tinggi yang ukurannya disarankan untuk disamakan dengan opsi s3slider_config.slider.width dan s3slider_config.slider.height. Atau bisa juga diterapkan ke dalam CSS secara terpisah seperti ini untuk menjaga kebersihan markup HTML:
.s3slider {
width:420px;
height:270px;
}

Menghilangkan Tanggal Terbit

Bisa dilakukan dengan menambahkan CSS ini:
.s3slider-meta-date {display:none}

Menghilangkan Jumlah Komentar

Bisa dilakukan dengan menambahkan CSS ini:
.s3slider-meta-comment {display:none}

Live Demo :

Memuat...

Sumber DTE :]

Thursday, 21 November 2013

Dampak Apabila Outbound Link Terlalu Banyak



Outbond link terlalu banyakternyata bisa berpengaruh pada sebuah website atau blog. Ternyata kalau kita bicara tentang SEO selalu tak ada habisnya. Tahukah apa itu outbond link ?  Dan apa pengaruhnya pada suatu blog atau website ? lalu apa pengaruhnya dengan SEO ? Nah, dalam artikel kali ini kita akan bahas secara seksama.

Pengertian atau bisa disebut Definisi dari Outbound Link yaitu suatu link dari situs web maupun blog kita yang menuju ke blog atau website lain. Jika ada visitor mengklik link itu, maka visitor tersebut pasti akan meninggalkan situs blog atau website kita. Link keluar atau Outbond link bisa juga membuka di new tab dari sebuah browser yang digunakan. Link jenis ini memang mudah untuk dikenali dan biasanya dipakai atribut baik berupa nofollow maupun dofollow. Jika menginginkan untuk mengetahui link dengan target blank atau terbuka di tab baru, maka akan menggunakan kode berikut ini :

<a href=" www.namadomain.com " target="_blank" title="name">Name</a>

Untuk pengaruhnya sendiri pastilah sangat berpengaruh khususnya terhadap SEO. Karena seperti diketahui bahwa Google Spider akan selalu merayapi link-link yang ada pada suatu situs baik itu website maupun blog. Dengan menanam banyak link keluar maka otomatis Anda telah memberikan backlink secara gratis terhadap situs tersebut.  Perlu diketahui pula bahwa situs yang tidak ada outbond link juga bisa membuat situs tidak bagus di mata search engine google. Untuk itu kita perlu menyiapkan strategi supaya kita tetap memasang outbond link namun tidak berlebihan. Kebalikan dari outbond link juga ada yaitu inbound link. Inbound link merupakan link yang mengarah ke situs kita sendiri. Mengarah bisa ke homepage maupun link-link lainya yang ada pada situs kita sendiri. 

Dan cara yang paling tepat adalah memasang atribut rel nofollow pada outbond link karena dengan demikian maka link nofollow tidak akan dirayapi oleh google. Begitu pula sebaliknya kita perlu menambahkan atribut dofollow pada inbound link supaya Google Spider merayapinya. Cara membuat rel nofollow terbilang mudah salah satunya menggunakan kode HTML seperti berikut :

<a href=”namadomain.com”rel=”nofollow”>Namadomain</a>

Untuk link dofollow anda hanya perlu mengganti kata nofollow menjadi dofollow. Dengan menerapkan cara tersebut maka cukup membantu untuk memerbaiki popularitas blog anda di Search Engine Google. Cara ini terbilang efektif dan juga kreatif. 

Jadi dapat simpulkan apabila outbond link terlalu banyak akan berpengaruh pada situs anda dan kita harus mengatur strategi supaya outbond link tidak banyak dan juga diperbanyak inbound link. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan mohon maaf apabila ada kesalahan. Karena kita sama – sama berbagi dan belajar.